Semarak Maulid di SD Islam Ulul Albab: Meneladani Rasulullah, Menguatkan Jiwa Kemerdekaan

Ulul Albab– Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, SD Islam Ulul Albab menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang diikuti oleh seluruh murid kelas 1 hingga kelas 6 pada Senin (24/08/2026). Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk menumbuhkan kecintaan murid kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib dan nyaman, murid dibagi ke dalam dua lokasi, yaitu halaman depan sekolah dan Aula Lantai 3. Meskipun dilaksanakan di tempat yang berbeda, seluruh murid mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan antusiasme.

Kegiatan di halaman sekolah dibuka oleh dua pembawa acara dari ekstrakurikuler Muhadharah, yaitu Shokhwah Najmil Mufidah dan Aura Oktaviana Putri Hariri. Dengan penuh percaya diri, keduanya memandu jalannya acara sejak awal hingga rangkaian kegiatan berikutnya.

Sementara itu, kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai 3 dipandu oleh tiga pembawa acara Muhadharah, yaitu Gwenia Gfftha Priambodo, Tsania Shasmira Firdaus, dan Keyra Leticia Shanum. Penampilan para murid sebagai pembawa acara menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk melatih keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta kepercayaan diri di hadapan banyak orang.

Setelah acara dibuka oleh MC, rangkaian kegiatan di Aula Lantai 3 dilanjutkan dengan pembacaan tilawah Al-Qur’an oleh Fariza Rufayda Yusufa dan Nadiya Rahmeida. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan dengan khidmat menambah suasana religius dan menyejukkan hati seluruh peserta yang hadir.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SD Islam Ulul Albab, Ustadzah Siti Hairun Nisak, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh murid untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebagai sarana untuk mengenal dan meneladani pribadi Rasulullah SAW.

“Cinta kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya diucapkan melalui lisan. Cinta kepada Rasulullah harus dibuktikan dengan meneladani akhlak beliau, seperti berkata jujur, menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama, serta rajin dalam belajar dan beribadah. Semoga anak-anak SD Islam Ulul Albab tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan senantiasa menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupannya,” ujar Ustadzah Nisak.

Setelah sambutan Kepala Sekolah, murid di Aula Lantai 3 juga disuguhkan penampilan Pildacil oleh Ghaitsa Amanda Yuski. Dengan penuh keberanian dan penghayatan, Ghaitsa menyampaikan pesan-pesan keislaman yang berkaitan dengan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Penampilan tersebut mendapatkan perhatian dan apresiasi dari seluruh peserta yang hadir.

Sebagai acara inti, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan penyampaian materio keagamaan oleh para ustadz. Murid yang berada di halaman depan sekolah mendapatkan pengisian materi dari Ustadz Mochammad Subur. Sementara itu, murid yang mengikuti kegiatan di Aula Lantai 3 mendapatkan materi dari Ustadz Muhammad Khalili, S.E.

Dalam penyampaian materinya, para pemateri mengajak murid untuk semakin mengenal sosok Nabi Muhammad SAW sebagai manusia pilihan Allah SWT yang memiliki akhlak paling mulia. Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang jujur, amanah, penyayang, sabar, dan selalu mengajarkan kebaikan kepada umatnya. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan oleh murid, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan semangat. Seluruh murid tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang telah disiapkan. Selain menjadi sarana memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan melalui kegiatan Muhadharah, tilawah Al-Qur’an, dan Pildacil.

Melalui kegiatan ini, SD Islam Ulul Albab berharap semangat mencintai Rasulullah SAW dapat terus tumbuh dalam diri seluruh murid. Keteladanan Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak hanya dikenang dalam peringatan Maulid, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, murid diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta siap memberikan manfaat bagi agama, keluarga, bangsa, dan masyarakat.

Share

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Tulis Komentar