Ulul Albab – Suasana ceria dan penuh semangat tampak dari wajah siswa kelas 3 SDS Islam Ulul Albab saat mengikuti kegiatan outing class bertema “Belajar dari Alam” di Kebun Inovasi Politeknik Negeri Jember pada Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang berbeda dari biasanya, karena siswa diajak langsung berinteraksi dengan alam sekaligus mempraktikkan ilmu yang mereka pelajari di kelas.
Sejak pagi hari, para siswa sudah berkumpul dengan penuh antusias. Setibanya di lokasi, mereka disambut oleh tim pendamping yang kemudian mengarahkan siswa untuk mengikuti rangkaian kegiatan edukatif. Salah satu kegiatan utama adalah budidaya tanaman hortikultura, khususnya penanaman cabai.

Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada proses menanam yang benar, mulai dari mengenal media tanam, cara menanam bibit, hingga perawatan tanaman. Dengan penuh rasa ingin tahu, mereka mencoba menanam bibit cabai ke dalam polybag yang telah disiapkan. Menariknya, setiap siswa diperbolehkan membawa pulang bibit cabai yang telah mereka tanam sebagai bentuk tanggung jawab untuk merawatnya di rumah.
“Seru sekali! Saya baru pertama kali menanam cabai sendiri,” ujar Adib, salah satu siswa dengan wajah penuh kegembiraan.
Selain budidaya hortikultura, siswa juga diajak merasakan pengalaman bertani secara langsung di lahan sawah. Dengan menggulung celana dan tanpa ragu menginjak lumpur, mereka belajar menanam padi dengan cara tradisional. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga melatih keberanian dan kemandirian siswa.

Ustadzah Putri sebagai guru pendamping menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap alam serta mengenalkan proses produksi pangan sejak dini. “Anak-anak jadi tahu bahwa makanan yang mereka konsumsi sehari-hari berasal dari proses panjang yang membutuhkan kerja keras,” ujarnya.
Kepala Unit Pendidikan Islam Ulul Albab, Bunda Dr. Siti Maisaroh., S.HI., M.Pd.I juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan bahwa outing class merupakan bagian penting dari pembelajaran kontekstual.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari pengalaman nyata. Alam adalah guru terbaik yang mengajarkan kesabaran, tanggung jawab, dan rasa syukur. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa lebih menghargai lingkungan dan memahami pentingnya menjaga alam,” ungkapnya.
Kegiatan outing class ini juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat hubungan antar siswa dan guru. Tawa dan canda terdengar sepanjang kegiatan, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan berkesan.
Di akhir kegiatan, siswa diajak melakukan refleksi sederhana tentang apa yang telah mereka pelajari. Banyak dari mereka mengaku senang dan ingin kembali mengikuti kegiatan serupa di masa mendatang.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, SDS Islam Ulul Albab terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang inovatif, inspiratif, dan bermakna. Outing class bukan hanya sekadar kegiatan di luar sekolah, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan serta memiliki keterampilan hidup sejak dini.
