Ulul Albab- SDS Islam Ulul Albab kembali menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna melalui kegiatan outing class kelas 4 bertema kearifan lokal di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia pada Rabu (06/05/2026). Kegiatan yang diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias ini menjadi sarana belajar langsung mengenal potensi lokal Indonesia, khususnya komoditas kakao yang telah mendunia.
Sejak pagi hari, para siswa tampak bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan edukatif yang telah disiapkan. Dengan suasana ceria dan penuh rasa ingin tahu, mereka diajak menyelami proses perjalanan cokelat, mulai dari bahan mentah hingga menjadi makanan favorit anak-anak.

Kegiatan pertama diawali dengan berkeliling area produksi kakao dan cokelat yang dipandu oleh Kak Sandi. Dalam sesi ini, para siswa diperkenalkan pada berbagai tahapan pengolahan biji kakao, mulai dari proses fermentasi, penjemuran, penggilingan, hingga menjadi produk cokelat siap konsumsi. Anak-anak tampak antusias memperhatikan setiap penjelasan dan sesekali mengajukan pertanyaan mengenai proses pembuatan cokelat.
Tidak hanya melihat secara langsung, siswa juga belajar bahwa kakao merupakan salah satu hasil perkebunan unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya menjaga dan melestarikan potensi lokal sebagai bagian dari kekayaan bangsa.
Setelah berkeliling area produksi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi “Fun Coklat” di Aula Puslit yang dipandu oleh Kak Egi. Dalam suasana yang santai dan menyenangkan, siswa mendapatkan penjelasan menarik mengenai jenis-jenis cokelat, manfaat kakao, hingga proses kreatif pengolahan cokelat menjadi berbagai bentuk dan rasa.
Keceriaan semakin terasa saat para siswa memasuki sesi praktik percetakan cokelat. Mengenakan seragam chef lengkap, anak-anak tampak percaya diri dan bersemangat mencetak cokelat sesuai bentuk yang mereka sukai. Dengan penuh ketelitian, mereka menuangkan adonan cokelat ke dalam cetakan sambil belajar tentang kreativitas dan ketekunan.
Momen ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi siswa. Selain belajar, mereka juga dapat merasakan secara langsung bagaimana proses sederhana dalam industri makanan dilakukan. Tidak sedikit siswa yang merasa bangga ketika hasil cetakan cokelat mereka berhasil terbentuk dengan baik.

Keseruan outing class tidak berhenti di dalam aula. Para siswa kemudian diajak menikmati suasana kebun menggunakan kereta kayu yang menjadi salah satu daya tarik di kawasan Puslitkoka. Sambil berkeliling kebun, anak-anak dapat melihat berbagai tanaman perkebunan serta menikmati udara segar dan suasana alam yang asri.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak lebih dekat dengan lingkungan dan mengenal pentingnya alam sebagai sumber kehidupan. Nilai-nilai kearifan lokal tentang menjaga alam dan menghargai hasil bumi menjadi pesan penting yang ditanamkan dalam kegiatan ini.

Agenda berikutnya adalah outbound bersama tim Bintang Kejora. Dalam sesi ini, siswa mengikuti berbagai permainan edukatif dan kerja sama tim yang melatih kekompakan, keberanian, serta rasa percaya diri. Gelak tawa dan sorak semangat terdengar sepanjang kegiatan berlangsung.
Permainan outbound juga menjadi sarana bagi siswa untuk belajar membangun komunikasi yang baik dengan teman-temannya. Dengan metode belajar yang aktif dan menyenangkan, anak-anak tampak menikmati setiap tantangan yang diberikan.
Sebagai penutup, para siswa menikmati waktu mandi di kolam renang yang telah disediakan. Kegiatan ini menjadi momen relaksasi sekaligus kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antar siswa dan guru. Setelah puas bermain air, seluruh peserta kemudian makan bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kepala Unit Pendidikan Islam Ulul Albab, Bunda Dr. Siti Maisaroh., S.H.I., M.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan outing class ini merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang bertujuan mengenalkan siswa pada kekayaan lokal daerah.
“Melalui outing class ini, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa belajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas. Mereka bisa belajar langsung dari alam, lingkungan, dan potensi lokal yang ada di sekitar mereka. Kakao adalah salah satu kekayaan Indonesia yang harus dikenalkan sejak dini agar anak-anak mencintai produk lokal dan memahami nilai kearifan lokal di dalamnya,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan semacam ini dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan, kreatif, dan mampu bekerja sama dengan baik. Outing class di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia pun menjadi pengalaman berharga bagi seluruh siswa SDS Islam Ulul Albab. Tidak hanya membawa pulang pengetahuan baru, mereka juga membawa cerita bahagia dan kenangan indah tentang belajar bersama alam dan kekayaan lokal Indonesia
